Tiap Hari Ratusan Siswa MTS Antre Dapatkan Air

ilustrasi
Share :
ilustrasi
ilustrasi

ragamlampung.com — Sejak sekolah itu berdiri, 15 tahun lalu hingga kini, satu masalah kecukupan air di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, tak pernah dapat dituntaskan. Setiap hari 600 siswa dan para gurunya, harus antre kala membutuhkan air.

Saat waktu salat, biasanya terjadi antrean panjang siswa dan guru untuk mengambil wudhu dari satu sumur. Sementara, air yang disedot pompa air mengucur kecil bak tetesan air hujan. Sumur berkedalaman 15 meter jelas terbatas airnya dan tak akan mampu memenuhi kebutuhan siswa dan guru.

“Tiap waktu kami harus dilanda kekurangan air, kami hanya mengandalkan satu sumur yang sewaktu-waktu dapat kering. Apalagi saat musim kemarau, para siswa harus mengungsi ke sumur tetangga supaya ibadah mereka dan praktik keagamaan dapat berjalan,” kata Kepala MTSN 1, Makruf, Senin (22/8/2016).

Putri (14), salah satu siswi menuturkan, salah satu sekolah besar di Kabupaten Mesuji ini dan berbasis agama Islam ini perlu kecukupan air. Karena untuk praktik wudhu dan menunaikan ibadah salat, serta keperluan lainnya, “Tapi kami sering menghadapi masalah, apalagi saat musim kemarau. Kami terpaksa menumpang di sumur tetangga sekolah,” ujarnya. (ar)

Share :