KPU Metro Terima 2.831 Kotak Suara

0
24

ragamlampung.com – Sebanyak 2.381 kotak suara yang akan digunakan pada pemilu serentak tahun 2019 telah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, Selasa (9/10).

Komisioner KPU Divisi Logistik Erwan Bustami mengatakan, selain Kota Metro, kotak suara tersebut juga didistribusikan ke KPU Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.

“Hanya kotak suara saja. Untuk bilik suara, segel hologram dan surat suara masih menunggu jadwal. Tetapi tahun ini didistribusikan semua,” ujar dia ketika digudang KPU Metro, Selasa (9/10).

Ketua KPU Metro Sukatno menjelaskan, 2.381 kotak suara tersebut, akan dibagikan ke 465 TPS Kelurahan, 55 TPS PPK dan satu untuk di KPU Metro.

“Jadi itu untuk menghitungnya satu TPS dikali lima. Jadi di Kota Metro ini ada 465 TPS ditambah 11 PPK dan satu di KPU. Jumlah tepatnya 2.381,” jelasnya.

Menurutnya, tidak ada kotak suara cadangan. Nantinya, jika ada kotak suara yang rusak, KPU Metro akan melaporkan kerusakan tersebut ke KPU Provinsi.

“Ya yang didistribusikan sesuai hitungan tadi. Tidak ada cadangan. Jadi kalau ada yang rusak atau tidak sesuai kita laporkan ke KPU Provinsi,” ungkapnya.

Untuk perawatan, lanjut dia, KPU Metro bekerjasama dengan Bulog. Dimana, sebelum kotak suara datang, gudang logistik KPU sudah disemprot obat. Nantinya, setelah kotak suara disusun juga akan diberikan obat.

“Supaya tidak ada rayap atau kuman yang bisa menyebabkan kotak suara rusak. Karena ini masih lama digunakanya. Naruh kotak suara juga tidak boleh sembarangan. Jadi diatas lantai itu harus dilapisi kaso dulu. Jadi ketika banjir atau ada air tidak langsung mengenai kotak suara,” terangnya.

Ditambahkanya, nantinya ketika didistribusikan kotak suara sudah dirakit. Kemudian, pelipatan surat suara juga akan dilakukan digudang tersebut.

“Kita rakit dulu disini. Kan ini belum dirakit. Nanti sekalian surat suara juga. Termasuk packing juga disini. Baru nanti didistribusikan,” paparnya.(*/ags)

LEAVE A REPLY

Silahkan Isi Jawaban Yang Benar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.