Dewan Sesalkan Pembiaran Kerusakan RS Ahmad Yani

Share :

ragamlampung.com,Metro – Sebuah bangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani, kondisinya memprihatinkan.

Bangunan yang berdiri tepat di depan ruang unit gawat darurat (UGD) RSUD tersebut dalam kondisi rusak. Bagian cat tembok memudar, serta sejumlah atap plafonnya mengalami kerusakan akibat tak terawat.

Kondisi itu seolah tak dihiraukan oleh jajaran menagement rumah sakit plat merah tersebut.

Sementara, kondisi kerusakan yang sama juga terjadi di beberapa titik depan gedung RSUD Ahmad Yani. Seperti dinding profilan batu alam yang mengelupas di ruang gedung UGD rumah sakit setempat.

Bahkan, cat gedung rumah sakit setempat juga sudah banyak yang mengelupas. Sehingga nampak gedung RSUD Ahmad Yani terkesan tidak terawat.

“Ruangan itu kosong dan sudah rusak plafonnya,” ujar Roni, Selasa (12/3/2019).

Pihak RSUD Ahmad Yani menempatkan pasien di pelataran gedung karena pasien membludak dan ruangan perawatan penuh.

“Ketimbang dibiarkan rusak begitu. Mendingan diperbaiki untuk menampung pasien yang sedang di rawat
di luar ruangan, kasihan pasien harus dirawat di ruang terbuka karena ruangan penuh,” ujarnya.

Anggota Dewan DPRD Kota Metro dari Komisi II yang juga Ketua Fraksi Nasional Demokrat Alizar sangat menyayangkan kondisi ini.

“Miris dengan begitu besar nya PAD BLUD RS A Yani pelayanan nya tidak maksimal,” ujarnya saat setelah membaca berita terkait gedung RS AYani.

Dia menyayangkan anggaran
pengkelaiman BPJS nya Dengan banyak Sarana Alkes dan penambahan Ruangan kenapa menurun pada th 2016.

“Pengkelaiman BPJS nya sampai dengan 7 M Perbulannya, dan diharapkan segera di perbaiki dengan pengerjaan yang bagus tidak asal asalan,”ujar Alizar.

Sedangkan dana BLUD RS tipe B tersebut sangatlah besar, dan dilarikan kemana dana dana tersebut sehingga banyak fasilitas yang tidak sedap di pandang, pungkasnya.(*)

Share :