UIN Lampung Perketat Pengawasan Kinerja Staf dan Pengajar

0
119

ragamlampung.com – Universitas Islam Negri (UIN) Raden Intan Lampung memperketat pengawasan terhadap kinerja para staf dan pengajar. Hal ini dilakukan pascamencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen UIN

Kasusbag Humas UIN setempat, Hayatul Islam mengatakan, saat ini Kampus UIN sedang mematangkan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan mahasiswa.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses perkuliahan berlangsung, kami akan lebih memperketat mekanisme pertemuan antara dosen dan mahasiswa,” kata Hayat, Senin (14-1-2019).

Menurutnya, saat ini, UIN sedang merancang ruangan-ruangan khusus pelayanan mahasiswa.

“Kita rancang ruang pelayanan yang sifatnya terbuka untuk umum, minimal akan kita letakkan kamera CCTV di dalamnya sehingga mudah terpantau,” jelasnya.

Dengan begitu, diharapkan dapat mengantisifasi perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan selama pertemuan antara dosen dan mahasiswa berlangsung. 

“Nantinya, pertemuan antara dosen dan mahasiswa akan dilakukan di ruangan pelayanan tersebut.  Jadi tidak ada lagi pertemuan di dalam ruang kerja,” terangnya.

Bukan hanya itu, dalam SOP yang sedang dirancang tersebut juga, pihak kampus akan memperketat aturan bagi mahasiswa yang akan bimbingan maupun mahasiswa yang hendak mengumpulkan tugas perkuliahan kepada dosen.

“Kita akan berlakukan waktu bimbingan dan pengumpulan tugas yang terjadwal, jadi semuanya teratur dan terpantau,” jelasnya.

Sebelumnya, oknum dosen UIN Raden Intan berinisial SH diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Fakultas Ushuluddin, inisial E, yang sedang mengumpulkan tugas perkuliahan.

Kini, peristiwa yang terjadi pada Jumat (21-12-2018) sekira pukul 13.30 WIB itu telah dilaporkan ke Subdit IV Renakta Polda Lampung. Laporan termuat dalam surat bernomor LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT.(hm/dr)

LEAVE A REPLY

Silahkan Isi Jawaban Yang Benar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.