Berkas Persyaratan Tak Lengkap, Pasien Rujukan Dipulangkan

ilustrasi
Share :

ragamlampung.com — Pasien daerah yang dirujuk ke rumah sakit di Jakarta diimbau memerhatikan kelengkapan persyaratan rujukan, sebab jika tidak cermat bakal menghadapi kesulitan dan batal dirawat di rumah sakit yang dituju.

Seperti yang dialami Ngatiyah (30), pasien tumor di leher yang kesulitan melanjutkan pengobatan di RS Gatot Soebroto, Jakarta. Penyebabnya, RS Urip Sumoharjo, Bandarlampung, tidak melampirkan berkas patologi anatomi saat merujuk Ngatiyah ke Jakarta.

Kasus serupa dialami Laili (29), pasien asal Kotabumi, Lampung Utara, yang terdiagnosa kanker otak, kemudian dirujuk Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung, ke RS Gatot Soebroto.

“Pasien dan keluarga sempat bingung dan harus bersitegang dengan pihak rumah sakit karena tidak dilengkapi berkas patologi anatomi. Pasien terancam dipulangkan lagi,” kata Ketua Yayasan Peduli Generasi Lampung, Firmansyah, Rabu (29/3/2017). Yayasan itu membantu pasien miskin dari Lampung yang dirujuk ke Jakarta.

Dikatakannya, dokter yang merujuk pasien seharusnya memberikan berkas patologi anatomi, sebab berdasarkan hasil itu dokter memberikan memberikan diagnosa. Kejadian ketidaklengkapan berkas terutama patologi anatomi kerap terjadi.

Firman mengatakan, pihaknya telah mencoba meminta berkas tersebut kepada pihak rumah sakit di Bandarlampung, tapi berkas tidak ada. “Aneh, tak mungkin dokter bisa mendiagnosa kalau tidak ada patologi anatomi. Hampir rata-rata masalah pasien yang dirujuk ke Jakarta tapi akhrnya dikembalikan lagi gara-gara masalah ini,” ujar dia.

Kabag Humas RSUDAM Bandarlampung Akhmad Sapri mengakui hal itu sering terjadi, tapi itu bukan kesalahan dari pihak rumah sakit. “Berkas sudah dilampirkan saat pemeriksaan dokter. Dikasih ke keluarganya. Kalau tidak ada mungkin keluarganya tidak teliti atau lupa,” ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau pihak keluarga pasien lebih teliti lagi saat menerima berkas rujukan dari rumah sakit. Namun, pihak rumah sakit juga memiliki data berkas pasien, sehingga keluarga pasien bisa menemui dokter yang memeriksa dan meminta nomor register untuk dibuatkan berkas baru. (ar)

Share :