Andi Surya: Konsekuensi Bandara Internasional, Layanan Berkelas Global

Share :

ragamlampung.com – Andi Surya, Senator Lampung mengapresiasi keberhasilan Gubernur Lampung naikkan status Radin Intan sebagai Bandara Internasional.

“Ini prestasi bagus dari Ridho Ficardo di ujung masa jabatannya. Sebagai rakyat Lampung tentu memberi jempol,” kata Andi Surya.

Andi Surya mengatakan kenaikan status ini tidak lepas dari amanat UU Penerbangan No. 1/1999 dengan pertimbangan rencana induk penerbangan nasional, pertahanan keamanan nasional serta perkembangan dunia wisata Lampung.

“Konsekuensinya harus ada langkah perencanaan pengembangan Bandara Radin Intan menuju layanan Bandara yang juga berkelas global. Secara kasat mata di banding dengan provinsi lain bandara kita masih terasa sempit dan belum terlalu nyaman,” sebut Andi Surya.

Artinya, lanjut Andi Surya, untuk memenuhi amanat UU Penerbangan Bandara Raden Intan tidak cukup dengan sarana prasarana yang ada saat ini dengan hanya dua garbarata, ruang tunggu keberangkatan yang minimalis dan counter layanan maskapai yang cuma beberapa ruang itu.

“Karena nantinya akan banyak maskapai baru masuk maupun tambahan slot penerbangan seiring perkembangan ekonomi dan perdagangan luar negeri,” sahutnya.

“Saya sarankan agar lahan bangunan VIP Bandara milik Pemprov Lampung hibahkan kepada pengelola Bandara agar bisa dibangun ruang VIP moderen terkoneksi dengan bandara. Dalam bandara ini harus dirancang musholla besar satu kesatuan bangunan induk sehingga dengan demikian masjid yang ada di luar saat ini dapat dibongkar dan dijadikan fasilitas layanan keberangkatan atau kedatangan ke depannya,” urai Andi Surya.

Prestasi Bandara Internasional sudah tercapai di zaman kepemimpinan Gubernur Ridho.

“Namun saya meminta padanya sebelum berakhir masa jabatan agar ada keputusan pengembangan bandara lebih lanjut dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat sehingga gubernur mendatang dapat lanjutkan jejak yang telah ditoreh Gubernur Ridho,” pungkas Andi Surya. (rls/dr)

Share :