Bea dan Cukai Siapkan Laboratorium Satelit di Bandarlampung

0
17
pelabuhan panjang bandarlampung

ragamlampung.com — Bandarlampung kini memiliki laboratorium satelit dari Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB) dan mobile laboratorium. Sarana ini akan mempercepat layanan pengujian dan identifikasi barang ekspor impor.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (BC) juga mendirikan sarana serupa di Tanjung Emas (Semarang), dan Merak (Banten).

Percepatan pengujian berdampak percepatan dwelling time di pelabuhan. Program ini upaya pemerintah meningkatkan Logistic Performance Index Indonesia.

“BPIB juga berperan mengantisipasi penyelundupan mulai narkotika hingga barang ekspor ilegal seperti mutiara budidaya laut, dan penyelundupan berlian,” kata Dirjen BC Heru Pambudi, di Jakarta, Senin (18/12/2017).

“Salah satu peran yang diharapkan dari BPIB adalah dapat melakukan pengujian dan identifikasi barang secara cepat, tepat dan akurat untuk memberikan kepastian penetapan tarif pos guna menetapkan besaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI),” kata Heru di Semarang, Senin (18/12/2017).

Heru mengatakan, pihaknya terus meningkatkan otoritas kepabeanan dengan membangun 17 laboratorium satelit tambahan di seluruh Indonesia. (ar)

LEAVE A REPLY

Silahkan Isi Jawaban Yang Benar * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.