Fakta Dimas Kanjeng, Banyak Orang Penting Terhipnotis

Share :

padepokan-dimas-kanjeng
ragamlampung.com – Terungkapnya kasus pembunuhan yang dilakukan Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi membuka tabir yang selama ini menutupi padepokan yang dikenal dengan modus penggandaan uang bagi banyak orang itu.

Sosok Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang fenomenal itu dinilai memiliki karomah luar biasa sehingga banyak didatangi orang yeng menginginkan uang secara instan.

Kini Dimas Kanjeng Taat Pribadi terancam dijerat banyak kasus. Selain terlilit kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap santrinya, dia terancam tersandung kasus penipuan.

Kasus ini sekarang tengah diusut jajaran Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pemilik padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Probolinggo Jawa Timur itu dilaporkan menipu uang sebesar Rp 25 miliar.

Sejumlah fakta menarik pun ditemukan dalam kasus Dimas Kanjeng ini. Berikut 10 fakta kasus Dimas Kanjeng yang berhasil dihimpun, Rabu (28/9/2016).

1. Dimas Kanjeng bisa keluarkan uang dari balik badan
Dimas Kanjeng diyakini bisa mengeluarkan uang dari balik tubuhnya sehingga orang-orang percaya untuk datang melipatgandakan uang miliknya kepada Dimas Kanjeng.

2. Dimas Kanjeng punya ratusan santri
Dimas Kanjeng punya ratusan santri dan pengikut setia semacam garda yang kapan saja bisa melawan jika Dimas Kanjeng diusik.

3. Pengikut Dimas Kanjeng dari kalangan tokoh dan intelektual
Dikabarkan Dimas Kanjeng dekat dengan kalangan tokoh nasional dan intelektual muslim. Salah satu yang paling membela Dimas Kanjeng adalah tokoh ICMI Marwah Daud Ibrahim. Marwah juga disebut menjadi ketua Yayasan Dimas Kanjeng.

Bahkan di ruang tamu di rumahnya, terpajang sederet foto dengan pejabat tinggi negara. Antara lain, mantan Kapolri Jenderal Purn Badrodin Haiti, Jaksa Agung M. Prasetyo, Gatot Nurmantyo, dan lain-lain. Dalam keterangan foto, gambar itu diambil di istana negara. Dimas Tata terlihat mengenakan jas lengkap dengan dasi.

4. Dimas Kanjeng ditetapakan tersangka pembunuhan dua santri
Pemilik padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Probolinggo Jawa Timur itu dilaporkan menipu uang sebesar Rp 25 miliar. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengungkapkan, laporan penipuan telah diterima pada 20 Februari 2016 lalu

5. Ribuan personel diturunkan tangkap Dimas Kanjeng
Dalam penangkapan itu, Polda Jatim harus menurunkan 1.782 personel yang dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto. Pasukan terdiri atas 400 personel Polres Probolinggo dan 1.382 personel polda.

6. Dimas Kanjeng ngaku bunuh dua santri saat diboyong dalam mobil
Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji menyatakan, tersangka mengakui perbuatannya sejak berada di dalam kendaraan taktis yang membawanya ke Surabaya dari padepokannya di Probolinggo.

7. Punya bunker uang Rp 1 triliun
Sejak Dimas Kanjeng ditangkap, polisi menerima banyak informasi terkait aktivitas rahasia yang selama ini dilakukannya. Salah satunya, keberadaan bunker di sejumlah tempat. Bunker itu disebut-sebut sebagai tempat menyembunyikan uang.

Beredar informasi, ada uang tersangka yang dititipkan kepada seseorang di Jakarta. Nilainya mencapai Rp 1 triliun.

8. Polisi kelabui publik dan wartawan saat akan tangkap Dimas Kanjeng
Polisi sempat melakukan apel malam sebelum melakukan penangkapan Dimas Kanjeng. Dalam keterangannya polisi mengaku akan menggerebek acara dangdutan demi menjaga agar penangkapan tidak ketahuan.

9. Motif Dimas Kanjeng bunuh santri karena
Diduga salah satu santri Dimas Kanjeng akan membongkar soal penggandaan uang dan ada motif persaingan. Korban merupakan koordinator pengepul uang dari korban yang ingin menggandakan uang.

10. Pengikut Dimas Kanjeng masih setia bertahan di padepokan
Beberapa hari setelah guru besar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditangkap polisi, ternyata ratusan santri yang berasal dari berbagai daerah seluruh Tanah Air masih tetap bertahan di sekitar padepokan yang terletak di Probolinggo. (ar)

Share :