PBSI Lampung Tolak Ketua Tim Penjaringan Munas PBSI

ketua pengda pbsi lampung abdullah fadri auli
Share :

 

ketua pbsi lampung abdullah fadri auli
ketua pbsi lampung abdullah fadri auli

ragamlampung.com — Suhu menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Badminton Seluruh Indonesia (PBSI) di Surabaya, yang dijadwalkan berlangsung 30 Oktober-1 November 2016 mulai memanas.

Forum Pengprov PBSI pendukung bakal calon Ketua Umum Wiranto mendesak panitia penyelenggara munas mengganti Fuad Basya sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketua PBSI periode 2016-2020.

Usulan tersebut tertuang dalam surat yang dilayangkan Forum Pengprov PBSI Pendukung calon Ketua Umum Wiranto kepada Ketua Steering Committee Munas PBSI 2016 tertanggal 18 Oktober 2016.

Surat ditandatangani Ketua Pengda PBSI DKI Jakarta Alex Tirta , Ketua Pengda PBSI Jawa Barat Lutfi Hamid dan Ketua Pengda PBSI Lampung Abdullah Fadri Auli.

Dalam surat tersebut tidak disebutkan secara rinci tentang alasan ditolaknya nama Fuad Basya. Hanya saja forum mengusulkan nama Ketua Dewan Pengawas Yacob Rusdianto sebagai penggantinya.

“Untuk menjaga netralitas dan objektivitas kami mengusulkan Yacob Rusdianto yang tidak duduk di kepengurusan PBSI masa bakti 2012-2016 dan juga tidak menjabat di kepengurusan Pengprov PBSI dapat ditunjuk menggantikan Fuad Basya,” tulis surat tersebut.

Fuad Basya mantan Kapuspen TNI saat ini juga mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Umum PBSI 2012-2016. Posisi rangkap Fuad Basya ini dituding kubu Wiranto akan menguntungkan calon pertahana yang juga akan maju dalam Munas nanti.

Ketua Steering Committee Munas PBSI, Anton Subowo yang juga Presiden Bulutangkis Asia BAC, Selasa (25/10/2016), membenarkan adanya surat Forum Pengprov Pendukung Wiranto tersebut.

“Selaku ketua Steering Comitte saya telah menerima surat tersebut.tetapi dengan sisa waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi menjelang Munas sulit untuk memenuhi keinginan itu,” ujar Anton Subowo yang juga Sekjen PB PBSI.

Anton berjanji saat verifikasi dukungan kepada para calon ketua, pihaknya akan bersikap terbuka dan netral. “Saya selaku steering comitte akan mengedepankan netralitas dan tidak memihak, serta siap memfasilitasi agar proses verifikasi ini berjalan secara transparan,” kata Anton. (ar)

Share :