Simbol Payung Tiga Susun Bukan Berasal dari Lampung Utara

salah satu lambang payung tiga susun di mapolres lampung utara
Share :
salah satu lambang payung tiga susun di mapolres lampung utara
penggunaan lambang payung tiga susun di rsud ryacudu kotabumi, lampung utara

ragamlampung.com — Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Lampung Utara, meminta kantor pemerintahan di kabupaten itu menggunakan lambang, simbol, dan ornamen adat asli yang ada di kebuayan daerah setempat.

”Beberapa simbol menempatkan payung tiga susun, tapi simbol itu tidak ada dalam adat lima marga yang ada di Lampung Utara, yakni Nunyai, Beliuk, Koenang, Selagai, dan Bungamayang,” kata Ketua MPAL Lampung Utara, Iwan Setiawan Alihasan Puncak, Senin (14/11/2016).

Simbol payung tiga susun tersebut kini terdapat di pintu gerbang Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi, dan pintu gerbang Polres Lampung Utara.

“Kita tak mau mengatakan dari mana asal payung tiga susun itu. Tapi yang jelas, bukan budaya asli masyarakat adat di daerah ini,” katanya.

Ia mengatakan, payung tiga warna di masyarakat adat Lampung Utara memang ada, tapi letaknya berjajar bukan tersusun dari atas ke bawah seperti yang ada sekarang ini.

MPAL, kata dia, secepatnya membuat surat resmi kepada pemkab dan Polres agar mengutamakan ornamen lokal. “Kita akan berikan surat resmi yang ditandatangani oleh lima marga yang ada di Lampung Utara,” katanya. (ar)

Share :