Pencurian Marak, Warga Enggan Lapor Polisi

Share :

ragamlampung.com — Aksi pencurian di siang hari kembali marak di Kelurahan Bukitkemuning Kecamatan Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara. Mujiono (30), warga setempat menjadi korban yang kesekian, Sabtu (21/1/2017).

Pelaku masuk rumah dengan cara mendongkel papan dekat kunci di belakang rumahnya. Akibat pencurian itu kerugian ditaksir sekitar Rp 5 juta.

“Firasat saya menyebutkan pelaku pencurian bukan warga jauh, karena tahu saya dan istri sedang tidak ada di rumah,” ujarnya, Minggu (22/1/2017).

Pencuri masuk rumah pada siang hari ketika suasana kampung sepi karena warga beraktivitas. Pencuri mengasak 1 unit televisi, uang di celengan, dan senapan angin gojlok, surat-surat tanah, dan BPKB sepeda motor.

“Jika orang luar mustahil karena yang dicuri TV, VCD, dan alat-alat elektronik lainnya. Lagi pula kenapa bisa tahu kalau kami tak ada di rumah,” katanya.

Mujiono enggan melaporkan kasus itu ke polisi karena khawatir urusan makin ruwet. “Saya mau cari sendiri pelakunya, jika sudah dapat, baru lapor polisi,” katanya.

Ayendi, warga lainnya yang menjadi korban pencurian mengatakan, aksi pencurian di siang hari sering terjadi, tapi pelakunya belum pernah ada yang tertangkap.

“Sekarang ini nggak rumah kosong, nggak kebun, nggak siang hari, aksi pencurian makin sering terjadi. Umumnya warga enggan lapor ke polisi karena bakal tambah urusan. Biarlah kami cari sendiri, kalau ketemu baru kami laporkan,” ujarnya. (ar)

Share :