Jerman Larang PNS dan Tentara Perempuan Berjilbab Penuh

burka
Share :

ragamlampung.com — Pemerintah Jerman setuju menerapkan pelarangan perempuan pegawai negeri sipil, dan tentara di negara itu menggunakan jilbab tertutup. Larang ini sejalan dengan kebijakan Kanselir Jerman Angela Merkel tahun lalu yang menyerukan larangan jilbab tertutup.

Sebelumnya anggota parlemen Jerman menyetujui pegawai negeri perempuan di tempat kerja tidak boleh menggunakan jilbab. Kebijakan ini bagian dari sebagai bagian dari paket langkah-langkah keamanan baru yang bertujuan sencegah serangan ISIS.

Langkah tersebut menyusul beberapa serangan teror, termasuk sebuah truk mengamuk di sebuah pasar Natal Berlin yang menewaskan 12 orang.

Parlemen Jerman, Bundestag menyetujui sebuah rancangan tersebut, Sabtu (29/4/2017), yang akan menghentikan pegawai negeri sipil, hakim dan tentara di Jerman mengenakan cadar penuh di tempat kerja.

Teks hukum yang diloloskan berbunyi: “Negara memiliki kewajiban untuk menampilkan dirinya secara ideologis dan religius netral.” (ar)

Share :