Kepala Desa Purwosari Tegaskan Terbuka kepada Media Massa

Share :

ragamlampung.com,Lampung Timur – Edi Sutopo, Kepala Desa Purwosari, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, menegaskan jika dirinya selalu terbuka kepada media massa.

Menurut Edi melalui media massa inilah Desa Purwasari akan diketahui oleh pemerintah pusat dan kabupaten/kota, seperti Dana Desa yang di kucurkan melalui pemerintahan

“Seperti halnya sementara untuk menanggulangi wabah covid-19 ini, apakah yang sudah di lakukan oleh Desa Purwosari, untuk mencegah wabah virus Corona agar tidak menyebar ke masyarakat,” ungkapnya.

Salah satunya, lanjut Edi, pihaknya mengupayakan untuk kepentingan kesehatan masyarakat seperti halnya Purwasari akan mengagendakn penyemprotan disinfektan yang akan dijadwalkan besok pagi ke seluruh dusun.

“Rencananya, dari enam dusun desa Purwosari,”ungkap Kades Edi Setopo.

Ditambahkan oleh Edi setopo mengenai pemberitaan di desa nya ia kaget karena laporan kasi pelayanan Heriyanto kepadanya sempat adu mulut dengan dua oknum jurnalis di balai desa.

“Saya pak Kaget kok ada media mau konsultasi/konfirmasi seperti itu, sedangkan setiap ada tamu kami selalu melayani kawan-kawan media,” ujarnya

Heriyanto selaku kasi pelayanan menyanggah bahasa isi dari pemberitaan yang di lakukan oleh oknum wartawan tersebut kepada dirinya.

“Yang sebenarnya mas kami sedang sibuk salah satu diantaranya mereka tanya,mas kepala desa ada apa gak dengan nada keras, kami diam karena kami gak tau mereka tanya kepada siapa karena kami sedang sibuk masing-masing tugas,” terang Edi.

Lalu salah satu oknum berjalan di belakang menuju ruangan kepala desa dan diperingatkan agar tidak sembarang orang yang masuk di ruangan kepala desa, karena kepala desa tidak ada di tempat.

“Langsung oknum wartawan Hamami yang juga kenal dengan Bayu,langsung melontarkan nada ngegas kepada saya(kamu mau menghalangi kami untuk liputan ). Saya tidak menghalang halangi kalian,kan ada prosedur nya. Dia juga mempertanyakan saya kamu namanya siapa,apa jabatan kamu dan kamu mantan anggota ya? saya langsung menjawab ia,dan saya tanya apakah begini cara media umumnya kan semuanya ada kode etik nya,” paparnya. (imron)

Share :